Langsung ke konten utama

SATU HALAMAN "GADIS PEMIMPI"

Kau boleh panggil aku gadis pemimpi saat ini, tapi aku akan buktikan pada dunia, aku bukan hanya gadis pemimpi,tapi aku akan wujudkan mimpi itu.

18 Juli 2014, genap usiaku 18 tahun. Usia menuju kedewasaan. 17 tahun sudah aku hidup dengan berjuta mimpi. Ya, ada yang terwujud, dan da yang hanya menjadi bunga tidur. hmm,,, kebanyakan mimpi itu kukubur dalam dalam, hanya karena aku takut, mimpi besar itu tidak akan pernah terwujud. 

Aku salah. Mimpi itu penyemangat hidupku. kau ingat Agnes Monika??. Dia juga dulu gadis pemimpi. Mimpi untuk go internasional. Kau ingat?. Saat itu Agnes banyak mendapat cacian. Tapi, dia bilang suatu saat nanti mimpi itu jadi kenyataan dan orang yang mencacinya akan punya banyak mimpi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JOGJAKARTA, 23 JUNI 2014 Hari itu adalah hari dimana aku banyak belajar tentang hidup ini, dan Jogja menjadi guruku. Selamat siang Jogja,,,, Tepat pukul 14.00 WIB samapi di terminal Jombor dan menikmati perjalanan dengan trans Jogja, sedikit cekcok dengan bapak, dan hampir saja salah alamat. Akhirnya,,,,,, WELCOME TO UIN SUNAN KALIJAGA... Masjid UIN menjadi tempat yang kami singgahi pertama kali bertemu dengan mbak Eni dan disini, aku mengerti tentang sebuah arti kemandirian  Arti mandiri yang selama ini aku bayangkan ternyata berbeda jauh. Di rumah, apa yang aku inginkan sudah tersedia, disini kelak jika aku Insya Allah jadi mahasiswi, aku harus mampu mandiri, baik dalam waktu, mengurus diri, dan mandiri dalam hal apapun. Kau tahu, kau akan merasakan kerinduan yan teramat dalam kepada mereka yang kau bilang benci bertemu tiap hari. Kau pasti kan merindukan mereka dengan segala hal yang membuatmu jenuh :D. JOGJA kala malam.... Aku menghabiskan banyak waktu den...

contoh makalah BTQ

MAKALAH BTQ QALQALAH DAN AL-TA’RIF     Guru pengampu : Bp. Anwar, S.pd.I Disusun oleh     : Alfiatur Rohmah                                     Etika Rohma Shofiana   Madrasah Aliyah Negeri Bawu Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013 BAB I PENDAHULUAN       Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah F ardu Kifayah, akan tetapi mempergunakan ilmu itu dalam membaca Al-Qur’an adalah fardhu’ain (wajib). Sebagaimana kita ketahui bahwa Rasulullah SAW selalu membaca Al-Qur’an dihadapan malaikat jibril. Oleh karena itu, kita sebagai umat beliau hendaknya mengikuti apa yang beliau lakukan. Namun sayangnya masih banyak manusia yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar yang sesuai dengan ...